Sabtu, 04 Desember 2010

aku

aku hanya seorang diri dalam kesendirian
menata puing-puing ku sendiri

bagian demi bagian ku rapatkan
tuk sempurnakan secerah keutuhan

detik demi detik telah terlewati
tapi....
puing-puing ini tak jua dapat ku satukan

tak terasa...
air mataku pun mulai menetes,
menyaksikan puing-puing mereka
yang telah di satukan
sehingga alampun memujinya

sontak batin ini beku

sendiri aku dalam keramaian mereka
air mataku menetes dalam senyum mereka

kini...
sesal juang ini
sesal tiada arti
mungkin harus tetap disini
sampai nanti
hingga nanti
aku mati
sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar