aku masih terdiam...
mengagumi lekukan wajahmu
membias dalam imajinasiku
mencoba memeluk batin dan jiwamu
meraih asaku
menuju dermaga keikhlasan
bagiku... dirimu bukan intan permata
tapi.. engkau adalah ruh ku
yang membuat kegelisahan menjadi rasa
tak sanggup jika harus sendiri
sendiri tanpa dirimu
janji dalam "insyallah"
melebur dalam sentuhan,
syahdu irama denting waktu
yang menjadi kegetiran sesaat
Minggu, 20 Maret 2011
Jumat, 18 Maret 2011
Yakinlah
usah meragu padaku
usah meragu ucapku
usah meragu diriku
yakinlah padaku
yakinlah, prcayakan padaku
yakinkan cintamu padaku
yakinkan dirimu padaku
ku kan selalu mencoba setia untukmu
ku kan selalu mencoba menjari yang terbaik
walau dengan segala kekuranganku
meski terkadang
tak kau sadari
air mataku yang semula kering
kini hanya menetes hanya karenamu
cintaku begitu besar untukmu
cintaku begitu besar..
mungkin lebih besar dari cintamu padaku
usah meragu ucapku
usah meragu diriku
yakinlah padaku
yakinlah, prcayakan padaku
yakinkan cintamu padaku
yakinkan dirimu padaku
ku kan selalu mencoba setia untukmu
ku kan selalu mencoba menjari yang terbaik
walau dengan segala kekuranganku
meski terkadang
tak kau sadari
air mataku yang semula kering
kini hanya menetes hanya karenamu
cintaku begitu besar untukmu
cintaku begitu besar..
mungkin lebih besar dari cintamu padaku
Pintaku
dengar....
ku mohon dengarlah...
dengarlah suara hatiku...
buka telingamu...
izinkan suaraku menembus batinmu...
izinkan suaraku merasuki relung jiwamu...
ingin aku katakan...
ingin aku sampaikan...
rasa yang aku rasa ini...
rasa yang telah tertanam di hatiku...
rasa yang melekat di jiwaku...
rasa yang singgah di hidupku...
rasa itu...
rasa cinta yang hanya kepadamu...
takut...
aku merasa takut...
aku takut...
jika dirimu kan pergi tinggalkanku...
karena cintaku telalu besar untukmu...
sungguh aku takkan mampu..
jika ku lalui hari-hariku tanpamu...
sungguh... sungguh aku takkan mampu...
ku mohon...
ku mohon...
ku mohon...
tunggu aku...
nantikan diriku...
yakinkan dalam benakmu..
jika aku memang hanya untukmu..
ku mohon dengarlah...
dengarlah suara hatiku...
buka telingamu...
izinkan suaraku menembus batinmu...
izinkan suaraku merasuki relung jiwamu...
ingin aku katakan...
ingin aku sampaikan...
rasa yang aku rasa ini...
rasa yang telah tertanam di hatiku...
rasa yang melekat di jiwaku...
rasa yang singgah di hidupku...
rasa itu...
rasa cinta yang hanya kepadamu...
takut...
aku merasa takut...
aku takut...
jika dirimu kan pergi tinggalkanku...
karena cintaku telalu besar untukmu...
sungguh aku takkan mampu..
jika ku lalui hari-hariku tanpamu...
sungguh... sungguh aku takkan mampu...
ku mohon...
ku mohon...
ku mohon...
tunggu aku...
nantikan diriku...
yakinkan dalam benakmu..
jika aku memang hanya untukmu..
Cahayaku
cahayaku...
namamu yang tak terukir di dalam catatan harianku...
asal-usulmu tak hadir dalam diskusi kehidupanku...
wajah...
wujudmu...
tak terlukis dalam sketsa mimpi-mimpiku...
indah nian merdu melodi suaramu...
tak terekam dalam pita batinku...
namun...
engkau hidup mengaliri pori-pori cinta dan semangatku
karena engkau adalah hadiah terindah dr tuhan untukku...
cahayaku...
teruntuk kekasihku "ali syahid"
namamu yang tak terukir di dalam catatan harianku...
asal-usulmu tak hadir dalam diskusi kehidupanku...
wajah...
wujudmu...
tak terlukis dalam sketsa mimpi-mimpiku...
indah nian merdu melodi suaramu...
tak terekam dalam pita batinku...
namun...
engkau hidup mengaliri pori-pori cinta dan semangatku
karena engkau adalah hadiah terindah dr tuhan untukku...
cahayaku...
teruntuk kekasihku "ali syahid"
Langganan:
Postingan (Atom)